Bojonegoro – Komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang berkualitas terus diwujudkan melalui berbagai program nyata di tengah masyarakat. Salah satunya melalui program Kemenag Berdampak, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kepohbaru melaksanakan kegiatan pengukuran dan penentuan arah kiblat di Desa Brangkal, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan ini merupakan bagian dari layanan keagamaan yang diberikan KUA kepada masyarakat untuk memastikan arah kiblat masjid, musala, maupun tempat ibadah lainnya telah sesuai dengan hasil pengukuran yang akurat berdasarkan kaidah ilmu falak dan standar yang ditetapkan Kementerian Agama.
Dalam pelaksanaannya, tim dari KUA Kepohbaru menggunakan peralatan khusus dan metode ilmiah guna memperoleh hasil pengukuran yang presisi. Sebelum pengukuran dilakukan, petugas juga memberikan penjelasan kepada pengurus masjid dan warga mengenai pentingnya penentuan arah kiblat yang benar sebagai salah satu syarat kesempurnaan pelaksanaan ibadah salat.
Kepala KUA Kecamatan Kepohbaru menyampaikan bahwa layanan penentuan arah kiblat merupakan salah satu bentuk pengabdian Kementerian Agama kepada masyarakat. Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh kepastian mengenai arah kiblat tanpa harus merasa ragu dalam melaksanakan ibadah.
“Program Kemenag Berdampak tidak hanya berorientasi pada pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Salah satunya melalui layanan pengukuran arah kiblat yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Pengurus tempat ibadah di Desa Brangkal menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengaku merasa terbantu dengan kehadiran petugas KUA yang memberikan pendampingan secara langsung, mulai dari proses pengukuran hingga penandaan arah kiblat. Menurut mereka, hasil pengukuran ini akan menjadi pedoman bagi jamaah dalam melaksanakan salat sehingga semakin menambah ketenangan dan keyakinan dalam beribadah.
Selain melakukan pengukuran, petugas KUA juga memberikan edukasi singkat mengenai dasar-dasar penentuan arah kiblat, pentingnya menjaga fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat, serta mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kerukunan dan semangat kebersamaan.
Program ini menjadi bukti bahwa Kementerian Agama hadir tidak hanya sebagai lembaga yang memberikan layanan administrasi, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam memenuhi kebutuhan layanan keagamaan. Melalui program Kemenag Berdampak, berbagai layanan terus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan hingga pelosok desa.
Dengan terlaksananya kegiatan penentuan arah kiblat di Desa Brangkal, KUA Kepohbaru berharap masyarakat semakin mantap dalam menjalankan ibadah dan semakin percaya terhadap layanan yang diberikan Kementerian Agama. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara bertahap di wilayah Kecamatan Kepohbaru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan yang profesional, akurat, dan berdampak langsung bagi masyarakat.


