Opini  

Demi Kepastian Hukum, Kuasa Hukum Bharatu Valdo Desak Pengusutan Secara Objektif

TANGERANG SELATAN — Tim kuasa hukum keluarga Bharatu Laurentiis Valdo Fernandez Lawai mendatangi Polda Metro Jaya untuk meminta kejelasan perkembangan penanganan kasus penembakan yang menewaskan anggota Polri tersebut. Mereka menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan secara transparan dan akuntabel demi memberikan keadilan serta kepastian hukum bagi keluarga korban.

Peristiwa penembakan itu terjadi di Markas Direktorat Polisi Udara di kawasan Pondok Cabe, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/10/2026). Bharatu Laurentiis Valdo Fernandez Lawai dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka tembak di bagian kepala yang diduga dilakukan oleh rekan sesama anggota Polri yang lebih junior.

Dalam perkembangan penanganan perkara, terduga pelaku saat ini ditahan di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga telah mengamankan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berkaitan dengan peristiwa tersebut sebagai salah satu alat bukti untuk mendukung penyelidikan.

Kunjungan tim kuasa hukum dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai sejauh mana proses penyelidikan berjalan, termasuk langkah-langkah yang telah dilakukan penyidik dalam mengungkap rangkaian kejadian. Tim berharap penanganan perkara tidak berhenti pada pemeriksaan awal, tetapi berlanjut hingga seluruh fakta yang relevan terungkap secara terang.

Tim hukum korban dipimpin Petrus Bala Pationa, S.H., bersama sejumlah advokat, di antaranya Dr. M.M. Ardi Mbalembout, S.H., M.H., Wilvridus Watu, S.H., M.H., Eko Kurtiyanto, S.H., Fransisca Xaferia Wahon, S.H., dan Evaristus Eustakius, S.H. Selain nama-nama tersebut, terdapat kuasa hukum lainnya yang turut mendampingi keluarga korban berdasarkan surat kuasa yang diberikan.

Dalam upaya mengawal perkara ini, tim kuasa hukum menekankan pentingnya keterbukaan penyidik dalam menyampaikan perkembangan penanganan kasus sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Mereka berharap setiap tahapan pemeriksaan dilakukan secara profesional, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga tidak menimbulkan keraguan di tengah keluarga korban maupun masyarakat.

Tim kuasa hukum juga menegaskan bahwa keluarga korban berhak memperoleh kejelasan atas kematian Bharatu Laurentiis Valdo Fernandez Lawai. Mereka meminta agar perkara tersebut diusut secara menyeluruh hingga fakta dan pihak yang bertanggung jawab dapat ditetapkan berdasarkan alat bukti serta proses hukum yang sah, demi terwujudnya keadilan bagi keluarga yang ditinggalkan.